Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Karena Aku Manusia

Ketika aku menjadi bocah kecil, Jangan kau menjadi badut. Karena aku akan takut. Ketika aku menjadi api,  Jangan kau menajadi air suci. Karena aku akan takut. Ketika aku menjadi gelap, Jangan kau menjadi terang. Karena gelap akan tersilap oleh terang Ketika aku menjadi manusia,  Jangan kau menjadi malaikat surga. Karena aku manusia.

2

 2 + 2 = 4 2 x 2 = 4 2 : 2 = 1 2 - 2 = 0 Maka dari itu jika 2 hati saling berbagi maka akan menjadi 1. Dan berdua kita pun lenyap menjadi kosong.

HATI KU TERSESAT

Telah lama ku biarkan hati ku mengemis cinta kepada yang tak berhati. Aku tertatih memohon kasih. Kau tunjukkan terang pada ku. Dan pada sisi lain kau persiapkan gelap yang tak berujung di hadapanku. Aku tersesat, hatiku terlaknak.
Maafkan aku jika aku membagi rindu ku dengan masa lalu ku. Aku tetap menyayangimu, dengan seluruh jiwaku. Aku tak akan pernah meninggalkan mu, kekasih ku. Aku mencintai mu lebih dari segalanya yang ada. Dan aku akan selalu memeluk mu dalam singgasana ku. Aku pun tahu, seperti apapun aku, kamu tak akan pernah meninggalkan ku. Maffkan aku bagian jiwa ku. Harusnya kamu bangga pada diri mu. Sebelum bersama mu telah banyak kisah yang ku lalui. Pernah ku jejakkan hati ku pada mereka sebelum kamu. Telah banyak kisah terukir indah disana. Namun saat ini aku memilih kamu sebagai pijakan terakhir ku. Jika kamu hadir sebelum mereka, mungkin alurnya pun akan berbeda. Kamu akan menjadi bagian rindu ku yang tak akan pernah memeluk ku kembali. Kekasihku, semoga kamu bahagia bersama ku. Jangan pernah takut bersama ku.
Irama ini, seperti irama saat aku menjabat tangan mu, merengkuh jiwa mu.  Mengalun begitu indah.

SAJAK CINTA KU, KEKASIHKU

Benamkan pandangan ku dari masa lalu ku.  Tunjukkan arti kehadiran mu di sampingku.  Rengkuhlah tubuh ku ke dalam pelukan mu. Jika engkau mengijinkan, hadirkanlah aku disetiap mimpi-mimpi mu.  Jangan lagi kau lepaskan pelukan mu, seperti yang telah lalu.  Menutup mata disampingmu, dan kembali membuka mata di sampingmu.  Itulah masa-masa yang dulu ku rindu.  Dan saat ini aku memiliki mu.  Sang penghapus rindu.

HATI YANG BERCENGKERAMA

Aku menyerah kepada mu.  Aku menyerah pada apa yang kurasa.  Aku mulai resah dengan bisikan mu.  Isyarat-isyarat ini bagai pertanda seakan ada yang tidak biasa.  Aku takut pada mu, hati yang memberikan pertanda. Seakan semuanya tidak baik-baik saja.  Aku takut pada mu, hati yang sedang bercengkerama. Seakan engkau tahu tentang segalanya.

RINDU AKU RINDU KAMU

Aku ingin memegang tanganmu, memelukmu, dan kemudian mencium bibirmu. Seandainya kamu tak ku miliki pun, aku tak khawatir.  Hanya saja aku ingin, kamu ada ketika aku ingin kamu.  Dan aku ingin, kamu menjadikan ku bagian dari dirimu.  Pastikan bahwa aku tak pernah takut untuk kehilangan mu, karena kamu selalu mendekapku dalam jiwamu.  Jika aku merindukanmu, aku berharap bagian dari dirimu pun turut serta merindukan ku.  Kita tak bersama, namun kita menyatu.  Aku dan kamu, jiwa ku dan jiwa mu, satu.  Selalu ingat aku, yang dulu pernah menginginkanmu.